Profil Majelis

Tentang Kami

Sanad, sejarah, dan jamaah di balik Majelis Ash-Shiddiiqiyyaah.

Majelis Dzikir & Shalawat Ash-Shiddiiqiyyaah berdiri di Kampung Mekarmukti, Cihampelas — sebuah desa di kaki Bandung Barat yang akrab dengan tradisi keagamaan. Kami adalah jamaah yang sederhana, namun istiqomah dalam menghidupkan dzikir dan shalawat sebagai napas keseharian.

"Datang ke majelis bukanlah datang dengan tangan kosong, melainkan datang dengan hati yang ingin pulang. Pulang kepada Allah, dan pulang kepada cinta Rasul-Nya."

— Pesan dari Pengasuh Majelis

Pengasuh: Habib Ja'far Ash-Shiddiq Al Aydrus

Habib Ja'far Ash-Shiddiq Al Aydrus — Pengasuh Majelis Ash-Shiddiiqiyyaah

Sanad Keilmuan

Maulana Al-Habib Luthfi bin Yahya
Mursyid Tarekat Syadziliyah · Rais 'Aam JATMAN
Pekalongan
KH Annashrulloh Musthofa Kamil
Murid Habib Luthfi · Pengajar Simtudduror & Miftahul Maqosid
Garut · 1943–2014
Habib Ja'far Ash-Shiddiq Al Aydrus
Pengasuh Majelis Ash-Shiddiiqiyyaah
Cihampelas · Bandung Barat

Pengasuh kami, Habib Ja'far Ash-Shiddiq Al Aydrus, adalah putra dari KH Muhammad Abdurahman Fahruddin — ulama yang menjadi guru pertama almarhum KH Annashrulloh Musthofa Kamil (Garut, 1943–2014).

KH Annashrulloh sendiri adalah putra dari KH Mustofa Kamil — ulama dan pejuang kemerdekaan dari Garut yang turut serta dalam Pertempuran Surabaya bersama Bung Tomo dan KH Hasyim Asy'ari.

Setelah wafatnya KH Abdurahman Fahruddin, KH Annashrulloh melanjutkan menimba ilmu kepada Maulana Al-Habib Luthfi bin Yahya — Mursyid Tarekat Syadziliyah dan Rais 'Aam Jamiyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN).

Dari KH Annashrulloh inilah pengasuh kami menerima ijazah Tarekat Syadziliyah — sebuah jalur ilmu yang seakan kembali pulang ke keluarga gurunya, sebagai isyarat bahwa ilmu yang barakah selalu menemukan jalannya.

Setelah wafatnya KH Annashrulloh pada tahun 2014, pengasuh kami melanjutkan menimba ilmu langsung kepada Maulana Al-Habib Luthfi bin Yahya — bersama Habib Mukhtar Badruttammam, putra almarhum KH Annashrulloh yang juga teman seperguruan kami sejak masa hidup beliau.

Sejarah Berdirinya

Majelis Ash-Shiddiiqiyyaah lahir dari sebuah niat sederhana: menghidupkan kembali tradisi dzikir dan shalawat di tengah kehidupan masyarakat Mekarmukti yang sibuk dengan ladang, pasar, dan kerja kota.

Di bawah bimbingan pengasuh kami, sekelompok kecil warga mulai berkumpul secara rutin di rumah beliau. Pertemuan kecil itu — yang awalnya hanya dihadiri puluhan orang — perlahan tumbuh menjadi jamaah yang istiqomah, seiring bertambahnya muhibbin yang ikut larut dalam dzikir.

Penamaan

Nama "Ash-Shiddiiqiyyaah" diambil sebagai penisbatan kepada nama pengasuh kami, Habib Ja'far Ash-Shiddiq Al Aydrus. Akar kata "Ash-Shiddiq" sendiri bermakna "yang sangat membenarkan" — sifat mulia yang dahulu juga menjadi gelar Sayyidina Abu Bakr Ash-Shiddiq RA, sahabat utama Rasulullah ﷺ. Harapannya, nama ini menjadi pengingat agar jamaah meneladani sifat ash-shiddiq: jujur dalam ibadah, teguh dalam cinta kepada Nabi.

Perkembangan

Hingga kini, ratusan jamaah aktif hadir secara rutin. Maulid Akbar tahunan menjadi puncak ukhuwah, mempertemukan jamaah dari berbagai kota. Website ini hadir sebagai gerbang digital — agar para muhibbin yang jauh tetap bisa terhubung.

Visi & Misi

Visi

Menjadi majelis dzikir & shalawat yang menghidupkan sunnah salafusshalih, mempererat ukhuwah, serta menanamkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya — di Kampung Mekarmukti, di Bandung Barat, dan ke seluruh penjuru.

Misi

  1. Menghidupkan Tradisi — Konsisten membaca Simtudurror, Delail Al-Khairat, Miftah & Rotib Al-Qubro sesuai jadwal yang ditetapkan tanpa terputus.
  2. Mendidik dengan Lembut — Menyelenggarakan kajian dan tulisan yang mengantarkan jamaah pada pemahaman agama yang ramah dan dalam.
  3. Mempererat Ukhuwah — Menjadi rumah pertemuan bagi jamaah lintas usia, latar belakang, dan asal daerah.
  4. Mendokumentasikan untuk Generasi — Mengabadikan setiap acara, kitab, dan kajian dalam bentuk digital yang abadi.
  5. Membuka Pintu Lebar-Lebar — Setiap muslim berhak hadir, mendengar, dan ikut larut dalam dzikir & shalawat.

Saudara Seperguruan & Jejaring

Kami terhubung dalam ukhuwah dengan beberapa lembaga yang berakar dari sanad keilmuan yang sama.

Habib Mukhtar Badruttammam

Garut · Jawa Barat

Putra almarhum KH Annashrulloh Musthofa Kamil sekaligus saudara seperguruan pengasuh kami. Saat ini beliau memimpin Majelis Darul Hasyimi cabang Garut dan Yayasan Amuska.

Pengasuh kami sering bersilaturahmi ke Garut dan turut hadir di majelis Habib Mukhtar — sebuah ikatan ukhuwah yang terus menyala dari hubungan satu guru, satu tradisi, satu jalan.

Yayasan MUAFA

Cihampelas · Bandung Barat

Selain memimpin Majelis Ash-Shiddiiqiyyaah, pengasuh kami juga menjabat sebagai Ketua Yayasan MUAFA — yayasan sosial yang berfokus pada bantuan anak yatim, janda, dhuafa, pembagian sembako, dan pemberdayaan UMKM di sekitar Cihampelas dan Bandung Barat.

Kunjungi muafa.org →

Pelajari Lebih Dalam

Lihat Jadwal Acara Kunjungi Kami