Sejarah, visi, dan jamaah di balik Majelis Ash-Shiddiiqiyyaah.
Majelis Dzikir & Shalawat Ash-Shiddiiqiyyaah berdiri di Kampung Mekarmukti, Cihampelas — sebuah desa di kaki Bandung Barat yang akrab dengan tradisi keagamaan. Kami adalah jamaah yang sederhana, namun istiqomah dalam menghidupkan dzikir dan shalawat sebagai napas keseharian.
"Datang ke majelis bukanlah datang dengan tangan kosong, melainkan datang dengan hati yang ingin pulang. Pulang kepada Allah, dan pulang kepada cinta Rasul-Nya."
— Pesan dari Pengasuh Majelis
Majelis Ash-Shiddiiqiyyaah lahir dari sebuah niat sederhana: menghidupkan kembali tradisi dzikir & shalawat di tengah kehidupan masyarakat Mekarmukti yang sibuk dengan ladang, pasar, dan kerja kota.
Pada tahun [tahun berdiri — perlu data dari pengurus], sekelompok kecil warga di bawah bimbingan [nama pendiri — perlu data] mulai berkumpul setiap malam Jum'at di rumah beliau. Pertemuan kecil itu — yang awalnya hanya dihadiri puluhan orang — perlahan tumbuh seiring berjalannya waktu.
Nama "Ash-Shiddiiqiyyaah" diambil sebagai penisbatan kepada Sayyidina Abu Bakr Ash-Shiddiq RA — sahabat utama Rasulullah ﷺ yang dikenal dengan kejujuran dan keteguhan. Harapannya, jamaah ini meneladani sifat ash-shiddiq: jujur dalam ibadah, teguh dalam cinta kepada Nabi.
Hingga kini, ratusan jamaah aktif hadir secara rutin. Maulid Akbar tahunan menjadi puncak ukhuwah, mempertemukan jamaah dari berbagai kota. Website ini hadir sebagai gerbang digital — agar para muhibbin yang jauh tetap bisa terhubung.
Menjadi majelis dzikir & shalawat yang menghidupkan sunnah salafusshalih, mempererat ukhuwah, serta menanamkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya — di Kampung Mekarmukti, di Bandung Barat, dan ke seluruh penjuru.
Para asatidz dan pengurus yang dengan ikhlas mengelola majelis ini. Daftar lengkap pengurus & foto sedang dilengkapi oleh tim majelis.